Lewati navigasi
suatu ketika di sini dulu pernah kucium aroma wangi bunga : cinta
suatu ketika di sini kini justru kucium aroma amis darah : luka
suatu ketika di sini nanti semoga kucium aroma lembut cahaya :Nya
Bintan, medio Agustus 2009
Fill in your details below or click an icon to log in:
You are commenting using your WordPress.com account. ( Log Out / Ubah )
You are commenting using your Twitter account. ( Log Out / Ubah )
You are commenting using your Facebook account. ( Log Out / Ubah )
Connecting to %s
Beritahu saya balasan komentar lewat surat elektronik.
Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.
Bergabunglah dengan 1 pengikut lainnya.
RSS - Posts
Get every new post delivered to your Inbox.